IDI Beberkan Jumlah Data Penderita COVID-19, Jumlahnya Mencengangkan

Jakarta, (newsroom.id) – Berbeda dari data yang dipaparkan pemerintah, pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) akhirnya membuka data penderita virus Corona atau Covid-19.

Jumlahnya cukup mencengangkan yakni di angka seribu lebih.

Padahal jumlah yang dipaparkan Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto data terakhir pasien meninggal di angka 5.923 pasien.

Angka pasien meninggal yang menyentuh dua kali lebih besar dari data pemerintah itu diungkapkan Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih.

Ia mengatakan data angka kematian akibat Covid-19 di rumah sakit tidak sesuai dengan data yang dipublikasikan pemerintah.

“Data real time dari BNPB langsung laporan dari rumah sakit. Kalau di rumah sakit ini angka kematian seribu sekian, dua kali lipatnya,” kata Daeng Faqih dalam diskusi melalui siaran telekonference, Sabtu (18/4/2020).

Daeng Faqih menjelaskan, di rumah sakit, pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia dilaporkan sebagai penderita Covid-19.

“Iya data real dari masing-masing rumah sakit. Dengan catatan yang belum dinyatakan confirm Corona (masih ODP dan PDP) kalau meninggal dilaporkan sebagai meninggal karena Covid,” tambah Daeng Faqih.

Berdasarkan data Covid-19 yang dirilis pemerintah pada Jumat (18/4) jumlah penderita Corona sebanyak 5.923 orang. Sebanyak 520 meninggal dan 607 sembuh.

Secara global, jumlah penderita Corona di seluruh dunia mencapai 2.251.768 orang. Sebanyak 154.295 meninggal dan 571.645 sembuh. (red./)

Artikel asli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *