Inflasi Juni Disebabkan Daya Beli Turun

(Newsroom-id) Terkait inflasi Juni 2020 sebesar 0,18% dinilai pengamat ekonomi disebabkan oleh menurunnya daya beli masyarakat di tengah pandemi. Terlebih lagi inflasi yang rendah akan mengancam industri karena demand ataupun permintaan yang turun.

Ekonom senior Piter Abdullah menegaskan bahwa inflasi periode Juni mengalami kenaikan dibanding bulan April dan Mei lalu. Dimana hal ini disebabkan menurunnya daya beli masyarakat.

Untuk itu diharapkan pemerintah fokus memperbaiki daya beli masyarakat, dengan meningkatkan pendapatan masyarakat. Inflasi yang rendah akibat turunnya daya beli, menurut Peter akan mengancam industri karena demand atau permintaan yang turun.

“Dampak dari wabah covid ini yang kemudian memangkas pendapatan atau income, karena banyak yang terkena PHK, banyak usaha yang tidak bisa beroperasi secara penuh menyebabkan masyarakat kita banyak mengalami penurunan income dan artinya juga penurunan daya beli. Dengan penurunan daya beli demand terhadap barang itu turun sehingga terjadi deflasi pada beberapa barang,” ungkap Peter.

Badan Pusat Statistik melaporkan terjadinya inflasi sebesar 0,18% pada bulan Juni 2020 lalu secara tahunan inflasi tercatat sebesar 1,96% (red_/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *