Ingin Mengecoh Petugas Untuk Mudik, Eitsss Tidak Bisa!

Surabaya, (Newsroom-id) – Dua hari jelang Idul fitri, penyekatan di titik keluar masuk perbatasan wilayah semakin diperketat. Larangan mudik diterapkan di wilayah hukum Polres Tanjung Perak Surabaya, tak terkecuali di jalur masuk dan keluar akses tol Suramadu.

Newsroom-id.com dalam pantauannya di lokasi, Selasa (11/5) sedikitnya 790 kendaraan roda 4 atau lebih yang akan menuju pulau Madura dipaksa untuk putar balik. Rata-rata kendaraan yang diputar balik terindikasi mengangkut rombongan pemudik atau karena tidak mempunyai tujuan yang jelas untuk melintas.

Meski sudah diberikan himbauan dan larangan untuk mudik, namun tetap saja berbagai cara dilakukan guna mengecoh petugas. Diantaranya dengan mengangkut barang bawaan pemudik dengan mobil, namun penumpang tak berada dalam kendaraan tetapi berjalan kaki melintasi pos pemeriksaan.

Seperti salah satu angkot yang diberhentikan petugas dan ditemukan banyak tas ransel di dalam angkutan tersebut. Tak ingin kecolongan, petugas lantas menyuruh pengemudi angkot untuk memutar balik.

“Tujuan tidak jelas dan jalur angkutan tak sesuai trayeknya, ini mau mengecoh petugas. Putar balik!” kata Briptu Riyanto.

Penyekatan ini juga dipantau langsung oleh Kapolres Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum. Dirinya mengatakan bahwa penyekatan akan terus dilakukan selama 24 jam hingga periode pembatasan berakhir.

AKBP Ganis Setyaningrum, Kapolres Tanjung Perak Surabaya

“Penyekatan kita lakukan berkoordinasi dengan jajaran selama 24 jam, untuk pagi hingga siang hari ini sudah ada lebih dari 700 kendaraan roda 4 maupun bus yang kita putar balik. Jika ada keperluan yang penting, seperti tadi ada yang membawa surat kematian dari keluarga, maka kita persilahkan melintas namun hanya keluarga inti saja, rombongan lainya silahkan putar balik karena sudah ada yang mewakili.” Ungkap AKBP Ganis Setyaningrum. (Lie_)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *