Kode Broker Ditutup, BEI : Hilangkan Herding Behaviour Agar Insting Trader Meningkat

Surabaya, (Newsroom-id) – Santer dibicarakan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana tidak akan menampilkan kode broker dalam running trader dalam sistem perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut informasi, kebijakan ini akan berlaku mulai 26 Juli 2021 mendatang. Kebijakan ini dinilai kuat berkaitan dengan herding behaviour atau kecenderungan aktivitas menggiring trader.

Jika dilihat, dengan adanya kebijakan ini maka akan ada sisi informasi yang hilang dari pasar dan tidak didapatkan semua investor, sebab itu adalah data real yang terjadi di pasar. Ketika kebijakan ini sudah diberlakukan, maka investor tidak dapat melihat Anggota Bursa (AB) mana yang akan mentransaksikan saham tertentu dan kode broker ini baru akan bisa terlihat pada akhir perdagangan.

Hasan Fawzi, Direktur Pengembangan BEI mengatakan pertimbangannya dilakukan kebijakan ini adalah untuk mengurangi adanya kebiasaan menggiring (herding behaviour) pasar ke saham-saham tertentu. “Kecenderungannya saat ini banyak mereka pelaku di Pasar Modal hanya ikut-ikutan menjual atau membeli saham yang saat itu menjadi trend. Tentunya kami dari Bursa Efek ingin mengedukasi dan merubah pola atau kebiasaan tersebut, agar insting dalam memilih saham terasah.” ungkap Hasan Fawzi melalui Zoom Meeting Selasa (08/06).

“Penutupan kode broker ini merupakan best practise yang juga dilakukan di bursa saham lain. Hal ini juga dinilai tidak membuat bursa menjadi tertutup, sebab data ini masih bisa diakses di akhir hari perdagangan. Ini tidak membuat bursa semakin tertutup karena memang begitu prakteknya di bursa-bursa lain di dunia,” imbuhnya.

Di sisi lain, pertimbangan dari segi teknis. Hasan menyebut ditutupnya kode broker ini maka akan dapat mengurangi kebutuhan bandwidth data, sebab tingginya kebutuhan bandwidth ini menyebabkan keterlambatan aktivitas trading. Mengingat tingginya frekuensi perdagangan akhir-akhir ini. (Lie_)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *