Walikota Surabaya Pamit

Surabaya, (newsroom-id) – Surabaya menjadi salah satu kota yang tercatat salah satu daerah kasus covid-19 yang tinggi, Walikota Tri Rismaharini berpamitan.

Meski sedang menghadapi virus corona yang masih terbilang tinggi, Surabaya hari ini berulangtahun yang ke 727.

Melalui sebuah upacara perayaan di Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5) Risma sekaligus berpamitan.

Ulang tahun kali ini menjadi perayaan Hari Jadi Kota Surabaya yang Risma ikuti untuk terakhir kalinya.

Sebab masa jabatan sebagai Walikota Surabaya akan rampung pada akhir tahun ini.

Risma pun tak lupa berpamitan dengan jajarannya dan terutama dengan warga kota Surabaya.

Hal itu ia sampaikan saat memimpin perayaan hari Jadi Kota Surabaya pada hari Minggu kemarin.

Tri Rismaharini pun juga meminta maaf selama dirinya menjabat sebagai Walikota.

“Ini mungkin perayaan Hari Jadi Kota Surabaya yang terakhir bagi saya, karena tahun depan saya harus meninggalkan balai kota. Karena itu, saya mohon maaf kalau mungkin ada perkataan dan perilaku saya yang kurang berkenan di hati teman-teman sekalian,” tutur Risma.

Dalam pesan tersebut, Risma menyampaikan bahwa perkembangan sebuah kota bukan hanya ada di pundak Walikotanya saja.

Seluruh jajaran pegawai pemerintahan serta warga di kota itulah yang menjadi nadi perubahan kota.

Menurutnya sebuah kota tak mungkin bisa berkembang atau berubah sekejap mata tanpa usaha dan kerja keras semua pihak.

Risma berkali-kali mengajak warga terus bergerak dan melangkah memajukan Kota Surabaya.

Apabila berhasil membantu atau menolong orang, dan orang tersebut berhasil membantu banyak orang, maka ada kenangan yang bisa ditinggalkan.

“Ayo setiap individu harus bergerak untuk memajukan Surabaya, karena kita harus berjuang demi anak-anak kita semua,” ujar Risma. (red./)

Artikel asli

One thought on “Walikota Surabaya Pamit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *